Jual Keris Pusaka Tilam Upih Rojogundolo

 

Description

Dimaharkan / jual Keris Pusaka Tilam Upih

Status : SOLD OUT

Jual keris Tilam Upih

Jenis Pusaka : Keris Lurus
Dhapur : Tilam Upih
Pamor : Banyu mili & Rojogundolo
Tangguh sepuh / tua
Panjang Bilah : 33 cm
Panjang Pesi : 7 cm
Warangka : Gayaman Solo

 

ULASAN :
Tilam Upih, adalah nama dapur keris lurus yang ukuran bilahnya tipis karena keris ini tidak memakai ada-ada maupun gusen. Gandiknya polos, memakai tikel alis dan pejetan, tanpa ada ricikan lain. Dapur keris ini paling banyak dijumpai pada keris-keris buatan di Pulau Jawa. Di daerah lain ada yang menyebutnya dengan nama Tilam Petak atau Tilam Putih.
Di Keraton Yogyakarta paling sedikit ada tiga keris pusaka yang berdapur Tilam Upih, yaitu Kanjeng Kyai Pulanggeni, Kanjeng Kyai Sirap, Kanjeng Kyai Sri Sadono.
Pamor Banyu Mili / Ilining Warih, merupakan salah satu motif pamor yang bentuk polanya menyerupai garis-garis yang membujur dari pangkal bilah sampai ke ujung bilah keris. Garis-garis pamor tersebut ada yang utuh dan ada juga yang putus-putus, dan banyaknjuga yang bercabang. Pamor ini tergolong pamor Rekan , yaitu pola pamor yang bentuk polanya sudah dirancang terlebih dahulu sebelum dibentuk oleh Empu pembuatnya.
Sebagian pecinta keris menganggap pamor banyu mili ini mempunyai tuah untuk melancarkan rejeki dan memperluas pergaulan di Masyarakat.
Pamor Rojogundolo (raja gundala), merupakan salah satu pamor tiban yang bentuknya menyerupai manusia, hewan, atau mahluk lainnya. Kebanyakan pamor Rojogundolo terletak di sor-soran bilah keris atau tosan aji lainnya. Namun ada kalanya ditemukan pamor rojogundolo yang berada di tengah atau di pucuk bilah tosan aji.
Menurut beberapa pecinta keris mempercayai, bahwa pamor rojogundolo memiliki tuah untuk melindungi pemilik keris ini dari gangguan mahluk halus, dan sekaligus sebagai penangkal guna-guna.
ASAL USUL PUSAKA :
Keris Tilam Upih ini adalah warisan turun temurun di sebuah keluarga Pedesaan di lereng gunung Selamet Jawa Tengah. Hingga tiba ke pewaris yang terahir, dia tidak mau merawatnya dan dibiarkan tergeletak didalam kotak pusaka sehingga terkesan kotor dan menjadi berkarat. Melalui rekan kami yang suka berburu pusaka ke pelosok kampung, ahirnya Keris Pusaka ini dialih rawatkan ke kami dan menjadi salah satu koleksi Galeri kami.
Kamipun akan memaharkan kembali, jika ada orang yang tertarik untuk merawat keris Pusaka ini, tentunya dengan mahar yang telah dusepakati.
INFO LEBIH LANJUT, HUBUNGI KAMI :
Admin Bursakeris.com lewat Telp/SMS/WA dibawah ini.
Bisa juga diorder lewat bukalapak.com/Tilam-Upih.
Kami juga menyediakan buku-buku perkerisan.