Jual Keris Bethok Budho bersertifikat

Description

Di jual keris Bethok Budho bersertifikat

Status : SOLD OUT

Jual Keris Bethok Budho

Keris Bethok

Tangguh : Kabudhan ( abad 5 -10 masehi)

Pamor : Keleng

Ukuran bilah ;

  • Panjang bilah : 22,3 cm
  • Panjang gonjo : 6,5 cm
  • Panjang pesi   : 4,5 cm
  • Berat bilah      :94 gram

Warangka : Sandang Walikat kayu Jati kuno

Sertifikat : Museum Pusaka TMII No.482/MP.TMII/VII/2017

Asal usul : Bilah temuan Kali Brantas Jawa Timur

Info lengkap : http://www.warungpusaka.com

 

Ulasan ;

Keris Bethok , adalah salah satu bentuk Dhapur keris lurus dengan ricikan yang sederhana, bilahnya lebar dan lebih pendek dari panjang bilah keris pada umumnya.

Ciri-ciri keris Bethok : 

  1. Gandik Lugas atau polos, jadi di bagian gandik tidak terdapat ricikan lain.
  2. Pejetan, bentuk pejetan biasanya luas dan dangkal.
  3. Badan bilah pendek dan lebar.

Tangguh Budho , atau zaman Kabudan merupakan salah satu periodisasi dalam dunia perkerisan di Pulau Jawa. Sebagian pecinta keris menganggap zaman kabudan berlangsung antara abad ke Enam sampai dengan abad ke Sembilan atau Sepuluh, yaitu sejaman dengan pembangunan Candi Borobudur sampai dengan awal zaman  Kerajaan Kahuripan. Perkiraan ini juga diperkuat oleh adanya beberapa Relief pada dinding candi Budha tersebut, yang menggambarkan beberapa orang membawa senjata yang serupa dengan keris Buda. Demikian juga bentuk senjata serupa keris buda terlihat pada beberapa arca di Candi Hindu Prambanan.

Istilah ‘kabudan‘ yang disebut dalam budaya jawa sebenarnya serupa dengan istilah ‘antah berantah‘ pada cerita-cerita Melayu Kuno. Artinya zaman itu berlangsung entah kapan dan dimana.
Sebagian Pecinta Keris menganggap bahwa tangguh Kabudan adalah tangguh tertua dalam dunia perkerisan. Akan tetapi ada sebagian yang menganggap bahwa tangguh tertua adalah tangguh Kadewatan, yaitu tangguh sebelum Kabudan.
Walaupun keris Kabudan itu ada dan banyak ditemukan baik di Sungai maupun yang terpendam di tanah, akan tetapi Empu-empu pada zaman kabudan tidak pernah tercatat dalam sejarah perkerisan.
Bentuk keris Tangguh Kabudan sangat sederhana dan hanya berupa keris lurus. Dhapurnya berupa Keris Bethok Budho dan Keris Jalak Budho.

Pamor Keleng ,atau juga disebut Pengawak Waja adalah keris yang dibilahnya tidak ditemukan motif atau bentuk pamor sedikitpun. Keris semacam ini biasanya terbuat dari bahan yang bagus dan sangat matang tempaannya. Makanya tidak mengherankan lagi, walaupun usianya sudah berabad-abad, tetapi keris kabudhan masih tahan lama dan masih bisa dikenali bentuknya walaupun ada sebagian yang terkorosi.
Tampaknya Empu-empu pembuat keris zaman Kabudan lebih mengandalkan keindahan dan dan bentuk keris daripada pamor.
Asal-usul Pusaka
Keris Bethok Budho koleksi kami ini adalah hasil temuan didasar sungai Brantas Jawa Timur.
Pada pertengahan tahun 2017 kemarin bertepatan dengan menjelang Hari Raya Idul Fitri, kami mendapat kabar dari rekan kami di Daerah Mojokerto yang rumahnya kurang lebih 100 meter dari Sungai Brantas, telah ditemukan sebilah keris tanpa warangka dengan dibalut pasir dan tanah yang sudah membatu.
Oleh rekan kami yang kebetulan Hobi Keris Temuan, selanjutnya dibersihkan lapisan tanah dan pasirnya sehingga terlihat bilah keris yang berbentuk bethok. Dilihat dari lapisan Patina yang membungkus dan lumayan tebal lapisannya, Kami yakin itu keris Kabudan. Memang butuh kejelian dan pengalaman dalam menilai sebilah keris Kabudhan yang hanya dilihat dari foto.
Untuk meyakinkan kami, bilah keris tersebuk kami kirim ke Museum Pusaka TMII untuk dibersihkan lebih lanjut, diwarangi, dibuatkan warangka dan disertifikasi.
Pusaka Tindih
Keris Bethok Budho kami ini tergolong sebagai pusaka Tindih.
“Apa itu Pusaka Tindih ?
Keris Tindih adalah sebutan buat keris yang dianggap mempunyai tuah yang baik dan dapat mengendalikan atau meredam dari tuah keris yang keras .
Di kalangan para Kolektor atosan aji,sering ada anggapan bahwa di antara keris koleksinya mungkin adanyang mempunyai tuah buruk atau keras, walaupun demikian masih sayang untuk melarungnya sehingga terus dirawatnya.
Untuk menetralkan atau menangkal pengaruh buruk dan tuah keris yang terlalu keras itu, biasanya para kolektor tersebut memilki keris tindih. Keris ini dianggap mampu meredam segala pengaruh buruk dari keris-keris yang dikoleksinya. Dengan memiliki satu atau beberapa buah keris tindih, sang kolektor akan merasa dirinya dan keluarganya akan aman.
Selain mampu meredam tuah buruk dari keris-keris lain, Pusaka Tindih juga diharapkan bisa meredam sifat-sifat negatif dari pemiliknya , sehingga diharapkan sang pemilik tidak bersifat buruk, pemarah, pembenci, suka adu domba dan sifat-sifat negatif yang lainnya.
Keris-keris yang sering dianggap sebagai keris tindih pada umumnya adalah keris bertangguh tua, diantaranya adalah keris berdapur Jalak Budo, Bethok Budho, Semar Tinandu dan Semar Betak. Tetapi dhapur keris tidak mutkak dijadikan pertimbangan untuk menentukan sebilah keris yang dapat dianggap sebagai keris tindih atau tidak. Dhapur Tilam Upih atau brojol yang diyakini bertangguh benar-benar tua, juga bisa dianggap sebagai keris tindih.
Ada juga kolektor yang memakai keris kelengan atau keris tanpa pamor yang bertangguh tua sebagai keris tindih, dan umumnya keris-keris Kabudhan juga keris kelengan walaupun ada sebagian yang sudah berpamor Nyanak.
Dikalangan Pecinta Keris, keris tindih hampir selalu diberi warangka Sandang Walikat, dan sebagian kecil kolektor memakai warangka gayaman untuk keris tindihnya.
Dalam tempat penyimpanan keris, umpamanya di lemari pusaka, biasanya keris tindih ini ditempatkan di rak paling atas.
Info lebih lanjut ,hubungi :
Admin Bursa Keris di BERANDA lewat Telp/SMS/WhatsApp
Bisa diorder di Bukalapak Bethok_Budho
Kami juga menyediakan buku-buku keris.